Saturday, October 06, 2007
Monday, October 01, 2007
sup kambing



INGREDIENTS :
- 1½-2 lb mutton [goat] or lamb, cut into chunks [preferably bony cuts - shanks, ribs]
- vegetable oil
- 1-2 tsp sugar
- 6-8 cups water
- 2 tomatoes, quartered
- salt and freshly ground black pepper
- 2 stalks scallions, chopped
- 2 stalk Chinese celery, chopped [Substitute: celery, tender stalks only]
- 6-8 shallots, thinly sliced and fried golden brown, for garnishing
- 2 cloves
- 2 inch cinnamon stick, broken up
- 4 cardamoms, smashed
- ½ inch ginger, peeled
- 8 black peppercorns
- 1 mace
- 2 big onions, diced
- 3 bay leaves
FYI : Lamb is from the meat of a sheep that is less than 1 year old. Any sheep older is sold as mutton. However in some Southeast Asian countries like Malaysia, where sheep is not commonly tenured, mutton usually refers to the meat of a goat. It is only in recent years that lamb and 'mutton' [i.e. older sheep] has been available on the market through import from Australia and New Zealand.
In USA, American lamb is prevalent although mutton [i.e. older sheep] is usually found in specialty markets. However, goat meat is slowly gaining ground. It can usually be found in ethnic or specialty butcher shops.
To Prepare :
- Using a mortar & pestle or blender, grind cloves, cinnamon, ginger, cardamoms, black peppercorns, mace, onions and bay leaves into a paste
- Heat vegetable oil in a hot wok, brown mutton pieces in small batches, set aside
- In a stockpot, heat 2-3 tbsp vegetable oil, add ground paste, fry for about 5 mins
- Add mutton, tomatoes, sugar, 6-8 cups of water, and season with salt and freshly ground black pepper
- Bring to a boil, cover, reduce heat to simmer, stirring occasionally, until mutton is very tender, about 50 mins to 1 hr, skim off as much fat as possible from time to time
- Ladle soup into individual soup bowls, garnish with scallions, celery and fried shallots
- Serve hot as a starter, or as a main course with steamed rice
Variation : Substitute fresh oxtails to make Sup Ekor, also called Sup Buntut [Oxtail Soup] pictured below. This recipe, with it's aromatic spices and herbs, is excellent for game meat, such as rabbit for 'Rabbit Stew'.
bukak nanti makan sup kambing. artikel cedok dariwww.MalaysianFood.net.
Thursday, July 19, 2007
anak kambingku mati

serba sedikit info dari pustaka tani.
Masyarakat sudah lama meyakini daun katuk mampu memperlancar air susu ibu (ASI). Penelitian IPB menunjukkan daun katuk juga meningkatkan air susu domba. Tiga peneliti Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB), Tutik Wresdiyati, Agik Suprayogi, dan Srihadi Agung Priyono melaporkan ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) meningkatkan sekresi air susu domba.
Penelitian tiga ilmuwan IPB yang berjudul “Deteksi Secara Imunohistokimia Protein Antimikroba dan Perangsang Kekebalan Laktoferin pada Sel-sel Ambing Domba yang Diberi Pakan Ekstrak Daun Katuk” menunjukkan pemberian daun katuk pada domba meningkatkan jumlah sel penghasil laktoferin.
Penelitian para ahli ini bertujuan mengetahui distribusi sel penghasil bahan bioaktif-laktoferin pada kelenjar ambing domba. Tujuan lainnya untuk mengetahui hubungan ekstrak daun katuk dengan sel penghasil laktoferin.
Laktoferin adalah bahan bioaktif dalam susu yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel kekebalan tubuh. Laktoferin sering digunakan dalam penelitian biomedis baik in vivo maupun in vitro (kultur jaringan) untuk mencegah maupun mengobati beberapa penyakit tertentu.
Dalam penelitiannya, Tutik dan koleganya mengggunakan
Dua kelompok diberi ekstrak daun katuk 1,89 miligram per hari per ekor yaitu kelompok 3 (selama dua minggu setelah satu minggu periode laktasi) dan kelompok 5 (selama empat minggu). Sisanya, kelompok 1 (selama satu minggu setelah melahirkan), kelompok 2 (selama tiga minggu setelah melahirkan), dan kelompok 4 (selama
Kemudian masing-masing kelenjar ambing kelompok hewan diambil dan diteliti. Hasil penelitian menunjukkan sel-sel penghasil laktoferin menyebar merata pada seluruh area kelenjar ambing domba, baik kelompok kontrol (kelompok 1,2, dan 4) maupun kelompok 3 dan kelompok 5. Sel-sel peghasil laktoferin hasil reaksi ini terlihat berwarna kecoklatan. Setiap area sel pada kelompok 3 lebih tinggi daripada kelompok 1 dan 2.
Menurut Tutik, kondisi ini disebabkan adanya salah satu zat aktif dari ekstrak daun katuk yang merangsang sel-sel penghasil laktoferin, sehingga jumlah sel-sel tersebut meningkat dan mampu meningkatkan sekresi laktoferin pada air susunya.
Hasil penelitian terpisah yang menunjukan adanya peningkatan jumlah DNA maupun RNA pada kelenjar ambing kelompok 3. Pada kelompok 4, jumlah sel-sel penghasil laktoferin relatif sangat sedikit. Pada kelompok 5 ada sedikit peningkatan, tetapi tidak sebanyak kelompok 3.
Dari deteksi protein antimikroba dan perangsang kekebalan laktoferin pada sel-sel ambing domba dapat disimpulkan ada peningkatan jumlah sel laktoferin tertinggi pada kelompok domba yang diberi pakan ekstrak daun katuk selama dua minggu, dibandingkan dengan kelompok domba lainnya.